Naik Haji Karena Drone

Naik Haji Karena Drone

Baitullah selalu menyimpan keajaiban yang mengejutkan. Panggilan itu kadang tak masuk akal. Datang tiba-tiba, tiada di sangka-sangka. Itulah hakikat rahasia Umroh dan Haji. Bahwa kemampuan untuk ke Baitullah itu bukan melulu dilihat dari banyak atau sedikitnya harta. Betapa banyak orang yang hartanya melimpah, namun tak kunjung ke Makkah. Betapa banyak orang yang hartanya kurang, namun tiap tahun pergi melenggang. Tapi dari semua itu bisa ditarik kesimpulan, bahwa semua bermula dari niat yang kuat. Adanya niat suci tulus ikhlas untuk memenuhi panggilan ilahi Robbiy. Allah tidak memanggil orang yang mampu, tapi Allah akan memampukan orang yang terpanggil. Berikut kami sajikan kisah menarik, Naik Haji karena drone.

Bermula Dari Niat yang Suci Tulus Ikhlas

Hasan Abdullah, naik haji karena drone. Sosok beliau memang jauh dari kata sanggup untuk menginjakkan kaki di tanah suci . Tapi bila Allah berkehendak hal yang tidak mungkin menjadi nyata.

Naik Haji Karena Drone
Hasan Abdullah Naik Haji Karena Drone yg Dikirim Allah

Berapa banyak kisah orang-orang biasa yang jauh dari kemewahan dan kata sanggup. Namun Allah panggil untuk melihat kebesaranNya.

Saat membaca kisah perjalanan beliau sampai ke tanah suci seketika air mata jatuh mengingat seringkali pikiran ini hanya memperhitungkan materi. Tapi lupa bahwa berhajji bukan saja tentang kemampuan, tapi juga niat dan kesungguhan.

Kisah perjalanan haji Bapak Al-Hasan Abdullah. Bagaimana Allah memanggil beliau menjadi tamuNya melahirkan keyakinan bagi saya bahwa semua bermula dari niat yang suci tulus ikhlas. Maka selalu kuatkan niat dan memohon pertolongan-Nya.

Bagaimana tidak ? Kisah beliau adalah cermin bagaimana kemustahilan ini menjadi kenyataan bahwa Allah Maha Mengetahui hati-hati setiap hambaNya.

Beliau sendiri adalah seorang bapak miskin yang tinggal di Ghana. Cerita beliau bermula di sosial media Turki. Allah memang Maha Rahman dan Rahim.

Beginilah cara Allah memanggil hamba-Nya menjadi tamu-Nya.

Bapak Ini Naik Haji Karena Drone Yang Dikirim Allah

Sebuah saluran berita Turki saat itu melakukan kegiatan perekaman dengan pesawat tak berawak di sana. Dan qadar Allah pesawat kecil tak berawak drone itu jatuh di depan orang tua yang miskin ini. Ya, di depan seorang tua miskin dan bersahaja ini, Pak Hasan Abdullah naik haji karena drone yang dikirim Allah.

Naik Haji Karena Drone
Hasan Abdullah Seorang Fakir Miskin yang Menemukan Drone

Wartawan Turki itu berlari ke arah tempat jatuhnya drone dan mendapati sebuah pemandangan yang lain. Pemandangan dari sebuah wajah tulus dan polos yang telah dimakan senja. Dan Allah Maha Berkehendak.

Pesawat kecil tak berawak itu berada di tangan Pak Hasan Abdullah yang miskin tersebut. Dan dengan kepolosan beliau bertanya kepada wartawan tersebut.  “Mohon maaf apakah Tuan bisa membuat pesawat yang lebih besar dari ini yang bisa membawa saya ke Tanah Suci?”

Pertanyaan polos itu mengetuk pintu langit. Kisah beliau kemudian terbang ke seantero dunia melalui media sosial. Dan sampailah langsung ke Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu.

Kisah orang tua yang miskin ini menjadi berita utama setelah seorang karyawan TRT World mentweet gambar beliau. Kemudian, orang beramai-ramai mulai mencari cara untuk menghubungi beliau, dari pebisnis hingga perusahaan. Alhamdulillah, seorang perwira polisi Turki dari Kedutaan Turki di Ghana berhasil menghubungi beliau. Maasya Allah…

“Saya berterima kasih kepada orang-orang Turki ,” tutur beliau saat itu.

Pak Menteri Turki kemudian turun tangan dan membantu mengatur perjalanan beliau untuk berhaji. Seorang tua yang miskin yang jauh sekali dari kata sanggup secara materi. Beliau menjejak di Istanbul dari Accra pada hari Jumat dan disambut oleh sebuah badan amal Turki yang fokus pada Ghana. Maasya Allah, Laa hawla wala quwwata illah billah. Pertolongan-Mu Ya Rabb…

Hikmah yang Bisa Kita Ambil

Semoga Allah mengaruniakan haji yang mabrur untuk saudara yang telah dipanggil menjadi tamu-Nya. Semoga yang masih menunggu diberi kemudahan dan kelancaran.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak.

Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu

🌾Mari Berdoa 🌾

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ، وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ

Robbi hab lii hukman, wa alhiqnii bish-shoolihiin. Waj’al lii lisaana shidqin fil aakhiriin. Waj’alnii min waro-tsati jannatin-na’iim.

Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah, dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh. Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. Dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan. (Asy Syu’ara [26]: 83-85).

Kisah ini laksana embun pagi yang indah. Hasan Abdullah dengan niat kuat untuk ber Haji, akhirnya Allah mampukan datang memenuhi panggilan Allah. Dimana ada niat di situ Allah mampukan, pasti ada solusi menuju Baitullah.

Ikuti kisah-kisah menarik tentang Keajaiban Baitullah di Fan Page Umroh Samara. Silahkan share jika dirasa bermanfaat untuk sahabat dan orang yang anda cinta.

Tinggalkan komentar