Kurikulum Pendidikan Terbaik

Pendidikan adalah barometer kemajuan suatu bangsa. Karena di sanalah nasib suatu bangsa dipertaruhkan. Di sanalah generasi masa depan bangsa digembleng, dididik, dibekali dengan segala kemampuan agar bisa survive di jamannya. Namun nyatanya hanya sedikit yang bisa mewujudkan hal itu. Ada banyak faktor penyebab kegagalan pendidikan suatu bangsa. Salah satunya adalah masalah kurikulum pendidikannya. Islam dibawah bimbingan Muhammad saw berhasil menyiapkan generasi terbaik sehingga berhasil memimpin dunia. Inilah kurikulum pendidikan terbaik di dunia, yaitu berlandaskan Al Quran dan Sunnah.

Kurikulum Sebagai Acuan Pendidikan

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan. Kurikulum berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik dalam satu periode jenjang pendidikan. Jadi boleh dikatakan baik buruknya suatu pendidikan salah satunya tergantung pada kurikulumnya.

Kurikulum Pendidikan Terbaik
Sumber Kata.co.id

Berikut kami sajikan kisah embun pagi tentang kurikulum pendidikan terbaik, sebagai inspirasi untuk mendidik anak-anak masa depan. Sebuah kisah yang mudah dicerna dan dipahami oleh kita semua.

Seorang Ustadz berceramah menceritakan kisah nyata dari seorang rektor salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia. Ia sedang mencari sistem pendidikan terbaik yang dapat menghasilkan dan mencetak generasi yang cerdas. Disamping juga bermartabat dan bisa bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Untuk mencari sistem kurikulum pendidikan terbaik di dunia, rektor tersebut pergi ke Timur Tengah. Karena yakin ada sebuah oase di sana, untuk meminta nasihat dari seorang ulama terkemuka.

Ketika bertemu dengan ulama yang ingin ditemuinya, lalu dia menyampaikan maksudnya. Yaitu untuk meminta saran bagaimana menciptakan sistem pendidikan terbaik untuk kampus yang dipimpinnya saat ini.

Dialog Penuh Inspirasi

Sebelum menjawab pertanyaan dari rektor, ulama tersebut bertanya. “Bagaimana sistem pendidikan saat ini di Indonesia mulai dari tingkat bawah sampai paling atas”.

Rektor menjawab:
📝 Paling bawah mulai dari SD selama 6 tahun
📝 SMP 3 tahun
📝 SMA 3 tahun
📝 Diploma 3 selama 3 tahun atau
📝S1 selama 4 tahun
📝 S2 sekitar 1.5 – 2 tahun
📝 dan setelah itu S3 untuk yang paling tinggi.”

“Jadi untuk sampai S2 saja butuh waktu sekitar 18 tahun ya?” Tanya Sang Ulama.

“Iya!!!” , jawab rektor tersebut.

“Lalu bagaimana jika hanya lulus sampai di SD saja selama 6 tahun, pekerjaan apa yang akan bisa didapat?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Kalau hanya SD paling hanya buruh lepas atau tukang sapu jalanan, tukang kebun dan pekerjaan sejenisnya. Tidak ada pekerjaan yang bisa diharapkan jika hanya lulus SD di negeri Kami.” Jawab si rektor.

“Jika Lulus SMP bagaimana?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Untuk SMP mungkin jadi office boy (OB) atau cleaning service,” jawab kembali si rektor.

“Kalau SMA bagaimana?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Kalau lulus SMA masih agak mending pekerjaan nya di negeri Kami, bisa sebagai operator di perusahaan-perusahaan” lanjut si rektor.

“Kalau lulus D3 atau S1 bagaimana?” Bertanya kembali Sang Ulama.

“Klo lulus D3 atau S1 bisa sebagai staff di kantor. Dan S2 bisa langsung jadi manager di sebuah perusahaan” kata si rektor.

“Berarti untuk mendapatkan pekerjaan yang enak di negeri Anda minimal harus lulus D3/S1 ya? Atau menempuh pendidikan selama kurang lebih 15-16 tahun ya?” Tanya kembali sang Ulama.

“Iya betul !!!!” jawab si rektor.

Sampai di sini, sang ulama hanya manggut-manggut menddengar jawaban pak rektor. Sedang si Rektor penasaran penuh tanya, apa gerangan yang akan ditanyakan kembali oelh sang Ulama.

Al Quran Kurikulum Pendidikan Terbaik di Dunia

Di tengah kesunyian dialog kedua insan tersebut, dalam tanda tanya besar sang rektor, tiba-tiba pecah juga suara sang Ulama.

Kurikulum Pendidikan Terbaik
Al Quran adalah Kurikulum Pendidikan Terbaik di Dunia

“Sekarang coba bandingkan dengan pendidikan yang Islam ajarkan!” Tanya kembali Sang Ulama.

“Misal selama 6 tahun pertama (SD) hanya mempelajari dan menghapal Al-Qur’an, apakah bisa hapal 30 juz?” Tanya Sang Ulama.

“In syaa Allah bisa” jawab si rektor dengan yakin.

“Apakah ada hafidz Qur’an di negeri Anda yang bekerja sebagai buruh lepas ? Atau tukang sapu seperti yang Anda sebutkan tadi untuk orang yang hanya Lulus SD?” Kembali tanya Sang Ulama.

“Tidak ada !!!”, jawab si rektor.

“Jika dilanjut 3 tahun berikutnya mempelajari dan menghapal hadis apakah bisa menghapal ratusan hadis selama 3 tahun?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Bisa !!!”, jawab si rektor.

“Apakah ada di negara Anda orang yang hapal Al-Qur’an 30 juz dan ratusan hadits menjadi cleaning service?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Tidak ada !!!”, jawab kembali si rektor.

“Lanjut 3 tahun setelah itu mempelajari tafsir Al-Qur’an. Apakah ada di negara Anda orang yang hafidz Qur’an, hadits dan bisa menguasai tafsir yang kerjanya sebagai operator pabrik?” Tanya kembali ulama tersebut.

“Tidak ada !!!” jawab si rektor.

Rektor tersebut mengangguk mulai mengerti maksud sang ulama.

“Anda mulai paham maksud Saya?” Tanya kembali Sang Ulama.

“Ya !!!”_, jawab si rektor.

Jadi kurikulum pendidikan terbaik itu ada pada Islam. Yaitu Al Quran.

Kuncinya ada pada Pendidikan Agama

“Berapa lama pelajaran agama yang diberikan dalam seminggu?”

“Kurang lebih 2-3 jam” jawab si rektor.

Sang ulama melanjutkan pesannya kepada si rektor…

“jika Anda ingin mencetak GENERASI YANG CERDAS, BERMARTABAT, BERMANFAAT bagi bangsa dan agama. Serta mendapatkan PEKERJAAN YANG LAYAK setelah lulus nanti, Anda harus merubah sistem pendidikan Anda. Dari ORIENTASI DUNIA menjadi mengutamakan ORIENTASI AKHIRAT. Karena jika Kita berfokus pada akhirat in syaa Allah dunia akan didapat. Tapi jika sistem pendidikan Anda hanya berorientasi pada dunia, maka dunia dan akhirat belum tentu akan didapat.

Pelajari Al-Qur’an karena orang yang mempelajari Al-Qur’an, ALLAH akan meninggikan derajat orang tersebut di mata hamba-hambaNya.

“Itulah sebabnya Anda tidak akan menemukan orang yang hafidz Qur’an di negara Anda yang berprofesi sebagai tukang sapu. Walaupun orang tersebut tidak belajar sampai ke jenjang pendidikan yang tinggi. Karena ALLAH yang memberikan pekerjaan langsung untuk para hafidz Qur’an. Hafidz Qur’an adalah salah satu karyawan ALLAH. Dan ALLAH sayang sama mereka dan akan menggajinya lewat cara-cara yang menakjubkan. ”

“Tidak perlu gaji bulanan tapi hidup berkecukupan.”

Itulah pesan Sang Ulama kepada rektor tersebut.

Mari kita didik diri dan keluarga kita dengan mengacu pada kurikulum Pendidikan Terbaik di dunia. Semoga bermanfaat, dan dapat dijadikan rujukan bagi guru dan orang tua kaum muslimin. Terima kasih sudah berkunjung ke website umroh samara. Dapatkan info tentang umroh dan haji plus di fan page kami Umroh Samara. Terima kasih.

 

Tinggalkan komentar