FAQ: Frequently Asked Question – Tanya Jawab Seputar Arminareka Perdana

Berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan atau faq oleh para calon jama’ah. Di halaman ini, kami akan menjawabnya secara detail.

1. Apakah ini bisnis haji?

Bukan. Sebenarnya PT. Arminareka Perdana melakukan kemitraan atau agen dengan pemberian bagi hasil (komisi) berdasarkan sistem bagi hasil yang dibagikan kepada mitra atau agennya sebagai bentuk inovasi strategi pemasaran jasa penyelenggaraan perjalanan ibadah haji plus dan umrah

2. Apakah bisnis ini halal?

Insya Allah halal, karena syaratnya yang bisa mengikuti bisnis ini adalah yang berniat umrah atau haji, bonus yang dibagikan pada dasarnya adalah margin keuntungan perusahaan yang diberikan kepada calon jamaah yang mau membantu sebagai tenaga marketing perusahaan atau berupa discount yang diberikan kepada kelompok jamaah.

3. Bagaimana legalitas perusahaan PT. Arminareka Perdana?

PT. Arminareka telah berdiri sejak tahun 1990 dan sudah berpengalaman memberangkatkan haji dan umroh lebih dari 40.000 jamaah. PT Arminareka telah memiliki badan usaha dan perizinan, baik dari Dirjen Pajak, Pariwisata, dan Kementrian Agama

4. Bagaimana prosedur pendaftaran anggota (mitra/agen) baru?

Mudah sekali.

Jika anda ingin mendaftar, silakan kontak agen resmi atau kantor perwakilan PT. Arminareka Perdana yang tersebar di seluruh nusantara.

Isi formulirnya dan selanjutnya silahkan tansfer pembayaran DP sesuai pilihan (Rp 3,5 juta untuk Umroh atau Rp 5 juta untuk haji Plus) ke salah satu nomor rekening PT. Arminareka Perdana.

Bukti transfer diserahkan ke agen resmi atau kantor perwakilan PT. Arminareka Perdana untuk di Fax/ di email ke Kantor Pusat PT. Arminareka Perdana.

5. Bagaimana data-data bank saya yang diberikan, apakah aman?

Selama anda tidak memberikan nomor PIN, maka rekening bank anda akan selalu aman.

6. Bagaimana agen/mitra di daerah jika ingin mendaftarkan anggotanya?

Setiap agen akan diberikan formulir dan dapat mendaftarkan anggota jamaahnya melalui formulir tersebut. Selanjutnya lakukan transfer pembayaran dan kirimkan fotokopi bukti transfer, fotokopi KTP, dan formulir pendaftaran via pos atau email ke agen atau perwakilan setempat.

7. Apakah usaha ini bisa dijalankan atau diwariskan kepada anggota keluaga?

Ya, bisa sekali. Sesuai dengan ahli waris yang terdaftar di formulir pendaftaran.

8. Bagaimana peluang umroh atau haji gratis melalui program ini?

Berdasarkan hasil analisa, hingga saat ini mereka yang dapat umroh atau haji secara gratis melalui program solusi ini telah mencapai 50%. Selebihnya adalah mereka yang benar-benar mampu secara finansial.

9. Kapan komisi bisa diterima?

Komisi akan ditransfer setiap hari Kamis/Jumat, kecuali hari libur nasional.

10. Bolehkah bonusnya saya gunakan untuk kegunaan yang lain?

Insya Allah boleh, karena yang diwajibkan naik haji adalah orang yang mampu, jika anda gunakan untuk yang lain berarti ada kebutuhan anda yang lain yang lebih penting.

11. Apakah program ini bisa diikuti oleh setiap orang?

Ya, setiap Muslim dapat mengikuti program ini.

12. Apakah pendaftarannya bisa diikuti juga dari seluruh provinsi di Indonesia?

Ya, bisa. Bahkan dari luar negeri, seperti Dubai, Malaysia, dan Hongkong pun sudah banyak yang mendaftar.

13. Mengapa setiap pendaftaran harus memenuhi pembayaran Rp 3,5 Juta atau Rp 5 Juta?

Pembayaran Rp 3,5 juta atau 5 juta adalah pilihan yang secara otomatis menjadi tabungan atau DP anda untuk umroh atau haji.

Dengan pembayaran tersebut, Anda telah mendapat lisensi usaha dan tabungan (DP) Umroh jika memilih Rp 3,5 juta, dan tabungan (DP) Haji Plus jika memilih Rp 5 juta.

Dengan kata lain, uang Anda tidak akan hilang, karena Anda sudah punya tabungan awal untuk umroh atau haji plus. Selanjutnya bisa dilunasi dengan cicilan, cash, atau melalui usaha keagenan yang Anda miliki.

14. Saya mampu bayar langsung lunas, apa untungnya saya bergabung di grup ini?

Alhamdulillah, berarti Anda sudah bisa memilih jadwal keberangkatan.

Jika Anda bergabung di grup ini maka tanpa Anda sadari, mudah-mudahan Anda mendapatkan pasif income dari perkembangan jaringan. Selain itu, Anda berarti juga sudah membantu orang lain sehingga ia juga bisa berangkat.

15. Apa kegunaan voucher?

Voucher adalah sebagai pengurang dari biaya Paket Umroh dan Haji Plus yang harus dibayar pada saat keberangkatan. Voucher ini berlaku tanpa batas waktu dan dapat digunakan oleh siapa saja (dapat dipindahtangankan)

16. DP Umrah Rp 3,5 juta apa bisa untuk keberangkatan Haji Plus?

Voucher Umrah Rp 3,5 juta atau USD 350 dapat dipakai untuk Haji, akan tetapi masih harus membayar kekurangannya di saat pelunasan.

17. Jika saya mengambil beberapa voucher / DP untuk beberapa orang, apakah voucher tersebut bisa saya gabungkan?

Tidak bisa, karena voucher tersebut adalah margin keuntungan atau discount yang diberikan kepada jamaah yang berangkat. Jika semua voucher digabung, berarti pemilik voucher tersebut tidak jadi berangkat, maka tentu tidak ada margin atau discount yang bisa diberikan.

18. Mengapa dalam bentuk jaringan?

Banyak sekali keuntungan menggunakan sistem jaringan dibandingkan dengan menggunakan sistem agen putus seperti biro travel lain.

Sistem agen putus hanya memberi penghasilan 1 kali saja, di mana ketika kita membawa calon jamaah, kita akan mendapatkan 1 kali komisi.

Kelemahan sistem agen putus berikutnya, kita tidak akan berbagi informasi peluang agen ini kepada orang lain.

Dengan Sistem Jaringan, komisi yang akan kita terima berkali-kali sesuai dengan jaringan yang terbentuk. Dan dengan sistem jaringan kita cenderung mau berbagi informasi. Dan kemauan berbagi informasi ini akan melipatgandakan penghasilan kita.

19. Apakah program ini merupakan Money Game atau Arisan Berantai yang menggunakan sistem piramida?

Lain ladang, lain ilalang. Ungkapan ini sebenarnya sedikit banyak dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Perlu diketahui bahwa, Alhamdulillah, PT. Arminareka Perdana sampai saat ini masih eksis sejak 1990 dan banyak mitra ARMINA yang sudah dapat mewujudkan niatnya ke tanah suci (baik untuk Umrah atau Haji Plus).

Adapun dengan money game, PT. Arminareka Perdana sangat menjaga amanah agar seluruh hak mitra/calon jamaah betul-betul terwujud yaitu dengan mengeluarkan voucher senilai USD 350 sebagai DP ibadah Umroh dan USD 500 sebagai DP ibadah Haji Plus.

Jadi uang mitra/calon jamaah tidak hilang, melainkan dikonversi menjadi voucher umroh/haji tersebut.

20. Kalau saya tidak aktif dan tidak berhasil memasarkan sendiri tetapi saya mendapatkan limpahan jaringan, apakah saya mendapatkan bonus?

Anda berhak mendapatkan bonus jika terjadi pasangan dalam satu kaki Rp 500.000, jika terjadi pasangan antar kaki maka anda berhak mendapatkan bonus Rp 1.000.000, potensi penghasilan pasifnya Rp 7.000.000 per level.

21. Bagaimana kalau saya tidak dapat jaringan? Bagaimana dengan DP / Voucher saya? Sementara saya tidak mampu untuk berangkat dengan biaya sendiri?

DP yang kita berikan di awal adalah bentuk komitmen kita terhadap diri kita bahwa kita berniat melaksanakan haji atau umrah.

Alasan mengapa kita mau membayar di awal adalah karena kita melihat sebuah peluang untuk mengubah diri dari orang yang tidak mampu menjadi mampu. Insya Allah jika ada niat, Allah SWT akan memberi jalan untuk kita, jika tidak melalui bisnis ini mungkin melalui bisnis lain.

Voucher tersebut bisa anda jual kepada orang lain yang ingin berangkat, voucher berlaku sampai kapanpun.

Insya Allah, yakinlah bahwa selagi bumi berputar, selagi masih ada kehidupan akan selalu ada orang yang akan berangkat bahkan ada yang mau berangkat berulang-ulang, apalagi dengan sistem yang kita buat ini, besar kemungkinan akan mendapatkan limpahan jaringan.

22. Dari Tiga Kaki saya, jika hanya satu yang aktif apakah saya masih dapat bonus?

Itulah keunggulan sistem ini. Walaupun hanya satu kaki kita yang aktif, kita masih bisa berpeluang mendapatkan bonus pasangan dan bonus sistem.

23. Saya tidak dapat menggunakan internet, tapi ingin bergabung. Apakah saya bisa menjalankan bisnis ini?

Bisa. Walaupun bisnis ini melalui internet, PT Arminareka Perdana telah mengemasnya sedemikian mudah sehingga semua orang dapat menjalankannya.

Bisnis ini bisa dijalankan secara online di internet maupun offline artinya ini adalah double support dari kami (melalui kantor pusat maupun kantor perwakilan PT. Arminareka Perdana)

24. Saya tidak bisa menggunakan internet sebagai sarana promosi, apa untungnya saya bergabung di grup ini?

Website ini telah dirancang dan disiapkan tetap aktif mencari klien-klien baru, sehingga besar kemungkinan Anda mendapatkan limpahan jaringan, karena masing-masing kita hanya memiliki 3 kaki, 3 kaki itulah yang dikembangkan.

25. Apakah 13 Titik boleh untuk 1 (satu) nama atau 13 (tiga belas) nama?

Untuk 13 titik boleh digunakan untuk 1 nama yang sama dan juga boleh 13 nama yang berbeda.

Bila Anda menggunakan 1 (satu) nama yang sama pada 13 titik maka hak asuransi hanya dapat di terima 1 (satu) nama tersebut saja.

Jika 13 titik menggunakan nama yang berbeda, maka hak asuransi diberikan kepada 13 nama yang tersebut di dalamnya.

Bila voucher / titik hak usaha yang ada akan dijual / dihibahkan, maka akan di kenakan biaya hibah @ Rp 150.000,-

26. Apakah 13 Voucher dapat dipakai melunasi biaya keberangkatan?

Untuk voucher, 1 (satu) buah voucher dapat digunakan untuk pelunasan 1 (satu) kali keberangkatan, voucher tidak bias di gabungkan untuk sekali keberangkatan.

27. Formulir yang 12 lembar lagi bagaimana?

Bila 12 formulir diisi dengan nama beda. Apabila ingin mengisi dengan nama yang sama, cukup 1 form saja.

28. Bagaimana potensi website untuk memasarkan hak usaha ini?

Sangat efektif dan efisien.

Karena jika mitra mempunyai website seperti ini, tidak perlu kirim brosur atau penjelasan yang lama by phone, tetapi cukup diarahkan agar mempelajari website saja.

Selanjutnya bisa langsung daftar melalui formulir yang sudah tersedia di website. Disarankan juga untuk promosi melalui brousur dan promosi melalui SMS, WA, dan semacamnya.

29. Ini ‘kan urusan ibadah, masa’ ibadah dijadikan bisnis?

Ketika Anda membayar uang muka atau melunasi ongkos naik haji di Departemen Agama atau biro penyelenggara perjalanan umrah dan haji lainnya, kira-kira apakah Departemen Agama atau biro penyelenggara perjalanan umrah dan haji itu mendapat keuntungan?

Ketika Anda berangkat menuju Makkah menggunakan pesawat terbang, apakah maskapai penerbangan itu mendapatkan keuntungan?

Ketika selama Anda di Makkah disediakan makanan dan minuman oleh catering, apakah perusahaan catering itu mendapat keuntungan?

Kalau semua jawaban Anda itu pasti mendapat keuntungan, berarti betul ada unsur bisnis di dalamnya dan hal tersebut tidak mengapa.

30. Bagaimana seandainya perusahaan ini bangkrut atau terjadi masalah di lain hari, apakah uang kita akan hilang? Apa bisa dipastikan kami tetap bisa menunaikan ibadah umrah atau haji?

Perusahaan ini bisa saja bangkrut kalau seandainya terjadi force majeur (keadaan luar biasa diluar kuasa manusia).

Tetapi jangan khawatir, karena ketika Anda mendaftar dengan niat yang kuat dan ingin sekali menunaikan ibadah umrah atau haji, maka perusahaan pasti memberangkatkan Anda ke tanah suci walaupun dengan biro penyelenggara perjalanan umrah dan haji lainnya.

Penjelasannya adalah ketika perusahaan ini didaftarkan atau mengajukan izin baru untuk membuka biro penyelenggara umrah dan haji plus ke Departemen Agama, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan izin mendirikan biro penyelenggara perjalanan umrah atau haji tersebut.

Salah satunya dengan memberikan jaminan berupa surat-surat berharga dari aset pemohon izin tersebut yang nilainya miliaran rupiah.

Apabila perusahaan ini bangkrut maka aset-aset tadilah yang akan dijual oleh Departemen Agama yang hasil penjualannya itu, akan digunakan untuk membayar seluruh biaya keberangkatan jama’ahnya ke tanah suci.

Sama seperti kita menyimpan uang di bank, apabila bank tersebut di-likuidasi, maka uang para nasabah tidak akan hilang, karena ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

31. Jika Anda mulai berfikir atau mungkin alergi dengan skema kotak-kotak atau bulat-bulat yang identik dengan MLM?

Saudaraku, mari kita bahas satu per satu perbedaan usaha ini dengan MLM.

Perbedaan antara MLM dan bukan MLM

Perbedaan pertama:

Bentuk kotak atau bulat tidak bisa menandakan bahwa ini bisnis MLM.

Misal, kita ubah struktur atau simulasinya dengan sistem pemerintahan Indonesia.

Contoh, Anda diganti dengan Presiden Jokowi, di bawahnya ada teman Anda diganti dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan dibawahnya ada A, B dan C diganti dengan Menteri-menteri. Lantas, apakah bisa kita katakan kalau pemerintahan Indonesia menganut sistem MLM?

Jadi artinya apa?

Ini hanyalah sebuah struktur organisasi atau tata letak jabatan atau bentuk dari sebuah sistem saja.

Perbedaan kedua:

Pada Marketing Plan MLM, biasanya menganut sistem piramida atau matahari, yang berkonotasi hanya menguntungkan yang di atas (up line) dan merugikan yang di bawahnya (down line).

Coba cermati dengan seksama dari struktur atau contoh di atas. Anda dengan teman Anda penghasilannya lebih besar mana?

Jawabannya teman Anda, kenapa karena teman Anda berhasil mengajak 3 orang sedangkan Anda hanya 1 orang, apa itu merugikan yang di bawahnya?

Di usaha ini tidak penting siapa di atas Anda karena dengan sistem ini yang berusahalah, yang penghasilannya lebih banyak.

Perbedaan ketiga:

Di dalam MLM ada sistem Tutup Point, artinya setiap member atau agent dipaksa membeli produknya terlebih dahulu untuk dijual kepada down line-nya atau konsumennya sehingga agent tesebut dapat memenuhi point-nya untuk mendapatkan reward atau bonus.

Artinya, barang yang sebenarnya kita tidak butuhkan atau perlukan terpaksa harus dibeli karena iming-iming bonus atau reward, dan itu yang dilarang oleh MUI.

Kalau di PT. Arminareka Perdana, karena ini perusahaan jasa, tidak ada kewajiban untuk membeli apapun.

Sebab kita melayani para calon tamu Allah, dan produknya cuma ada 1 di seluruh dunia yakni Ka’bah yang adanya cuma di Makkah.

Kalau produk yang lain tidak boleh monopoli, karena undang-undang di negera kita melarang praktek penjualan secara monopoli, artinya banyak sekali perusahaan menjual produk yang sama, tapi kalau Allah boleh memonopoli karena memang Ka’bah tidak ada di tempat lain.

Sejak program ini diluncurkan pada tahun 2008, PT. Arminareka Perdana langsung mendaftar program ini ke dewan syariah MUI.

Setelah 2 tahun diteliti oleh MUI, pada 5 November 2010 dikeluarkanlah sertifikat dari dewan syariah MUI, yang menyatakan bahwa perusahaan ini murni syariah, dengan sistem bagi hasil (mudharabah).

Penghasilannya tidak mengandung unsur riba dan tidak ada pihak manapun yang dirugikan (zholim) di dalam usaha ini.

Perbedaan keempat:

Harga yang diberlakukan pada perusahaan MLM pun biasanya variatif. Ada harga konsumen dan ada harga distributor, dan biasanya harga produknya lebih mahal dari harga pasaran karena kelebihan tersebutlah yang pada akhirnya menjadi bonus untuk member/agen.

Mari mulai kita bandingkan, harga paket Umrah di PT. Arminareka Perdana USD 2.200.

Jika dibandingkan dengan biro penyelenggara perjalanan umrah lainnya, yang harganya lebih mahal dari PT. Arminareka Perdana banyak, yang harganya sama juga ada, bahkan yang lebih murah pun ada.

Artinya, harga di PT. Arminareka Perdana normal-normal saja dan masih sesuai dengan standar.

PT. Arminareka Perdana bisa menjamin atau memastikan bahwa semua harganya sama diseluruh Indonesia, begitupun dengan setoran pembayaran DP (Tanda Jadi).

Perbedaan kelima:

Ada sebagian Perusahaan MLM yang memberlakukan batasan atau level maksimal yang harus dicapai. Dan ketika kita sudah mencapainya, maka akan ke level 0 (nol) kembali. Pada akhirnya, member/agen tersebut dipaksa harus mencari kosumen atau member/agen baru lainnya.

Dengan sistem marketing yang diterapkan di PT. Arminareka Perdana, tidak batas tingkatan atau level, penghasilannya tidak dibatasi bahkan bisa diwariskan.

Ditambah lagi dengan penghargaan-penghargaan lainnya yang total hadiahnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Perlu ditegaskan di sini, mencari orang bukan identik dengan MLM.

Sebagai contoh, pria berdasi bekerja di bank dengan jabatan sebagai marketing pasti mencari orang, tukang becak juga mencari orang, sopir angkutan kota juga mencari orang, punya toko sembako juga pasti mencari orang.

Pertanyaannya, apa mereka semua mengikuti sistem MLM?

Sekarang, jika kami datang ke tempat Anda, lalu menawarkan bisnis tapi tidak harus mencari orang apa Anda mau bergabung dengan bisnis saya?

Kalau saya menjadi Anda, saya pasti dengan tegas akan menolaknya.

Kenapa?

Jawabannya sederhana.. Karena keluarga saya semuanya orang, teman saya juga orang, tetangga saya juga orang. Jadi kalau ada bisnis yang tidak mencari orang, itu yang harus dipertanyakan.

Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada paksaan untuk mencari orang di usaha ini.

Ini hanya sebuah sebuah program solusi bagi mereka yang terkendala biaya, dan ini merupakan langkah terakhir yaitu dibayar dengan tenaga (berusaha), supaya seluruh ummat muslim bisa beribadah ke Masjidil Haram.

Hanya dengan berusaha mengajak orang untuk beribadah ke tanah suci, artinya kita mengajak pada kebaikan. Dan seandainya ditolak pun, kita tidak akan rugi karena kita akan mendapatkan balasannya berupa pahala (Insya Allah).

MLM sudah pasti Networking (Perusahaan Jaringan), tapi Networking (Perusahaan Jaringan) belum tentu MLM.

Contohnya, perusahaan waralaba seperti Carefour yang berasal dari Perancis atau KFC yang berasal dari Amerika Serikat.

Dua perusahaan ini bisa hadir atau membuka outletnya di Indonesia, karena perusahaan tersebut memiliki jaringan di Indonesia.

Setiap cabang atau kota pasti pemiliknya berbeda-beda, karena mereka membeli hak usaha waralaba dari seorang pemilik master lisensi perusahaan tersebut di Indonesia atau dunia.

Dan sang pemilik memberikan hak memakai brand image (nama perusahaan) dan hak-hak lainnya kepada orang yang membeli lisensi dari perusahaan waralaba tersebut.

Berikut Penjelasan Perbedaan Program Solusi PT. Arminareka Perdana Dengan MLM

Program Solusi Arminareka Perdana, bila diumpamakan seperti ketika ada kerabat yang hendak jual rumah, dan minta tolong pada kita untuk mencarikan pembeli yang serius.

…jika kita berhasil menjual rumahnya, maka kita akan dapat komisi sesuai kesepakatan. Misalkan komisi yang berlaku umum di pasaran adalah sebesar 2,5% dari harga jual rumah.

Begitu juga dengan Program Solusi Arminareka Perdana.

Bagi mitra yang berhasil mengajak calon jama’ah untuk umroh atau haji plus bersama Arminareka Perdana, sebagai wujud terima kasih perusahaan kepada kita, perusahaan akan memberikan komisi atau bagi hasil pada kita sesuai dengan kesepakatan.

Kalau di perusahaan lain bisa disebutkan sebagai program member get member. Misalnya, program Agen 1.000 Sunlight.

Lantas dari mana untungnya perusahaan jika komisi banyak dikeluarkan untuk calon jamaah?

Perusahaan masih mendapatkan untung dari:

1. Margin tiket maskapai penerbangan: semakin banyak pesan tiket, perusahaan akan mendapatkan diskon dari maskapai dengan selisih harga yang cukup banyak. PT Arminareka Perdana kemudian menjual ke jamaah dengan harga normal di pasaran.

2. Margin hotel: semakin banyak yang booking hotel, PT Arminareka Perdana juga akan mendapatkan diskon dari pihak manajemen hotel di tanah suci dengan selisih harga yang cukup banyak. PT Arminareka Perdana kemudian menjual ke jamaah dengan harga normal di pasaran.

3. PT Arminareka Perdana juga mendapatkan bonus dari pihak asuransi, supplier koper dan perlengkapan umroh dan haji, serta biaya administrasi.

Tahun 2012, Alhamdulillah Arminareka Perdana memberangkatkan 25.000 jamaah umroh dan 657 jamaah haji plus dari seluruh Indonesia, di mana liputan umroh dan haji plus-nya disiarkan oleh Trans 7.

Sekarang, mari kita gambarkan secara matematis salah satu contoh keuntungan perusahaan dari margin tiket pesawat.

Umumnya komisi tiket berlaku pasaran dari distributor ke agen adalah 5% (bisa dicek di Bisnis tiket PT MMBC)

Nah, Arminareka Perdana menjual 25.000 tiket PP Jakarta-Jeddah untuk jamaah umrohnya, dengan rata rata nilai per tiketnya USD 1.000 (baik Garuda, Lion, Batavia).

Jadi komisi perusahaannya adalah USD 1.000 x 5% = USD $ 50.

Kalau 25.000 tiket umroh berarti perusahaan untung dari tiket saja sekitar = USD $ 50 x 25.000 = USD $ 1.250.000. Bila dikonversikan ke dalam rupiah sesuai kurs saat ini, katakanlah USD 1 = Rp 13.000, berarti laba perusahaan sebelum pajak adalah Rp 16,2 Milyar.

Lihat tabel di bawah ini.

Sebuah keuntungan yang fantastis hanya dari margin tiket saja. Itu berkat peran aktif agen, perwakilan dan calon jamaah yang mereferensikan jamaah lain untuk gabung bersama Arminareka Perdana. Belum lagi dari sumber yang lain.

Bagi hasil yang diberikan jamaah juga berasal dari dana iklan tahunan PT Arminareka Perdana.

…daripada promosi ke majalah, televisi, atau membayar artis, lebih baik bonusnya dibagikan untuk calon jamaah atau alumni jamaah yang berjasa memperkenalkan biro travel umrah dan haji plus Arminreka Perdana kepada banyak orang.

Sebelumnya, pemasaran Arminareka Perdana maupun biro travel umroh dan haji lainnya, lebih fokus menggunakan jasa ustadz dan pembimbing di salah satu KBIH, yayasan, atau masjid.

Jadi, jika berhasil mengajak jamaah, ustadz dan pembimbing tersebut akan mendapatkan jatah umroh/haji plus atau bagi hasil diberikan berupa uang tunai. Sehingga banyak ustad dan pembimbing haji/umroh yang bisa bolak-balik ke tanah suci dan banyak yang sejahtera secara materiil.

Sekarang, Arminareka Perdana dengan visi dan misi agar lebih banyak masyarakat Indonesia bisa mampu ke tanah suci dan bahkan bisa GRATIS serta mensejahterakan kehidupan keluarganya, Arminareka Perdana merubah strategi pemasarannya.

Yaitu dengan memperkenalkan Program Solusi Hak Usaha yang terbuka untuk siapapun, mulai dari karyawan, guru, pensiunan, pelajar, dan bahkan pengangguran yang berkeinginan kuat untuk mengubah hidupnya.

Apakah Program Solusi Hak Usaha ini halal secara syariat?

Di dalam suatu unsur halal atau haramnya suatu muamalah, ada tiga hal yang penting:

Pertama, tak boleh ada ghoror (unsur penipuan).

Kedua tak boleh ada unsur judi.

Ketiga tak boleh ada unsur riba (bunga).

Bila salah satu dari tiga ini sudah ada di muamalah berarti HARAM.

Namun kalau ketiga-ketiganya tidak ada, berarti tidak apa-apa.

Itu salah satu sebabnya PT Arminareka Perdana telah mendapatkan sertifikasi bisnis syariah dari MUI.

Program Solusi ini sudah berjalan mulai 2008.

Apabila memang terbukti merugikan dan banyak jamaah tidak berangkat, pastinya Kementrian Agama RI sudah mencabut ijin usaha Arminareka Perdana yang sudah berjalan sejak 1990, dan MUI tidak mungkin mau mengeluarkan sertifikat bisnis halalnya.

Selain itu, tidak seperti travel haji umroh lainnya, PT Arminareka Perdana memberikan bukti legalitasnya pada seluruh agen / perwakilan / jamaahnya.

Dengan demikian, bisa dibuktikan dengan melakukan cross check bahwa PT Arminareka Perdana adalah Biro Haji Plus dan Umrah Resmi yang terdaftar di Kementrian Agama dan instansi lain yang terkait dengan usaha tour dan travel.

Jika ada yang mempertanyakan, Umrah dan Haji ‘kan berkaitan dengan urusan akhirat dan agama, kenapa dibisniskan?

Maka hal ini ibarat mempertanyakan para mahasiswa yang menuntut ilmu agama di universitas Islam di Timur Tengah, namun mereka tetap dikenakan biaya semester, kost, dll.

Jadi, biaya tersebut memang tetap diperlukan karena menyangkut muamalat. Muamalat itu adalah semua hukum syariat yang bersangkutan dengan urusan dunia, dengan memandang aktivitas hidup seseorang seperti jual-beli, tukar-menukar, pinjam-meminjam dan sebagainya.

Muamalat juga merupakan tata cara atau peraturan dalam perhubungan dengan sesama manusia untuk memenuhi keperluan masing-masing yang berlandaskan syariat Allah SWT yang melibatkan bidang ekonomi dan sosial Islam.

Di mana uang menjadi media agar tujuan dari aktivitas kita, baik yang hanya berkaitan dengan dunia maupun terkait dengan akhirat, bisa tercapai dengan sempurna.

Jika ada yang tanya, kenapa DP Umroh Rp 3,5 juta mendapat voucher umroh USD 350, berarti USD 1 setara dengan Rp 10.000?

Padahal, nilai tukar dollar di pasaran lebih tinggi dari itu (sekarang Rp 13.300), seharusnya uang mukanya Rp 4.650.000. Ada selisih sekitar Rp 1.150.000. Kita bisa jawab itulah luar biasanya bisnis ini, pihak perusahaan PT. Arminareka benar-benar memberikan kemudahan dan kemurahan kepada calon jama’ah untuk berangkat umroh menggunakan biro Arminareka. Padahal selain voucher umroh USD 350, kita juga mendapatkan:

1. ID Card Jamaah

2. Kartu Asuransi Jiwa Mega Syariah senilai Rp 100.000 selama 1 tahun dengan manfaat jiwa hingga Rp 50.000.000

3. Souvenir Baju Koko atau Mukena senilai Rp 100.000

4. Legalitas usaha lengkap (di dalamnya tidak hanya perijinan Arminareka Perdana saja, tapi juga brosur, marketing plan, formulir pendaftaran jamaah dan lain lain) senilai Rp 50.000

5. Hak Usaha Bisnis Travel Haji Plus dan Umroh, di mana keanggotaan berlaku seumur hidup dan bisa diwariskan tanpa ada royalty fee dan annual fee, (senilai puluhan juta)

Jadi Insya Allah benar-benar fair, tidak menipu dan tidak merugikan secara materiil, bahkan calon jamaah umroh dan haji plus mendapatkan lebih.

Demikian, semoga dapat bermanfaat.